Program Doktor Studi Islam UAD Selenggarakan Seminar Proposal Disertasi Yusroh tentang Konstruksi Gender dalam Peribahasa Arab
FAI News – Program Doktor Studi Islam Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menyelenggarakan Seminar Proposal Disertasi sebagai bagian dari tahapan akademik mahasiswa program doktor. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menguji kesiapan mahasiswa sebelum memasuki tahap penelitian disertasi secara komprehensif.
Seminar proposal disertasi dilaksanakan pada Jumat, 19 Juni 2026, pukul 08.00–09.30 WIB, bertempat di Ruang Rapat Dekanat Fakultas Agama Islam Lantai 6 Kampus IV Universitas Ahmad Dahlan. Kegiatan tersebut dihadiri oleh tim promotor, penguji, dosen Program Doktor Studi Islam, serta mahasiswa yang mengikuti jalannya seminar sebagai bagian dari penguatan budaya akademik di lingkungan Program Doktor Studi Islam UAD. Berdasarkan surat undangan yang diterbitkan oleh Program Doktor Studi Islam, seminar ini merupakan salah satu tahapan evaluasi akademik bagi mahasiswa sebelum melaksanakan penelitian disertasi.
Mahasiswa yang melaksanakan seminar proposal disertasi adalah Yusroh (NIM 2436084002) dengan mengangkat judul penelitian “Konstruksi Gender dalam Peribahasa Arab Berawalan Pola Af’alu: Studi Kitab Majma’ al-Amsāl Karya Al-Maydani.” Penelitian tersebut berupaya mengkaji konstruksi gender yang tercermin dalam peribahasa Arab, khususnya yang diawali dengan pola Af’alu, melalui telaah terhadap kitab klasik Majma’ al-Amsāl karya Al-Maydani. Kajian ini diharapkan mampu memberikan perspektif baru dalam memahami relasi bahasa, budaya, dan konstruksi sosial mengenai gender dalam khazanah sastra Arab klasik.
Seminar proposal dipimpin oleh Prof. Dr. Rika Astari, S.S., M.A. selaku Promotor, didampingi Dr. Yoyo, M.A. sebagai Co-Promotor, serta Prof. Dr. Siswanto Masruri, M.A. sebagai Penguji. Selama seminar berlangsung, mahasiswa mempresentasikan latar belakang penelitian, rumusan masalah, tujuan penelitian, kajian pustaka, kerangka teori, metodologi penelitian, serta kontribusi ilmiah yang diharapkan dari penelitian disertasi tersebut. Tim promotor dan penguji kemudian memberikan berbagai masukan, kritik konstruktif, serta rekomendasi penyempurnaan terhadap substansi maupun metodologi penelitian sehingga proposal memiliki landasan akademik yang lebih kuat.
Diskusi ilmiah berlangsung secara dinamis dengan berbagai pandangan yang memperkaya arah penelitian. Para penguji menekankan pentingnya ketepatan pendekatan metodologis, kedalaman analisis linguistik, serta relevansi kajian gender dalam konteks studi Islam dan sastra Arab. Masukan yang diberikan diharapkan dapat menjadi bekal bagi mahasiswa dalam menyempurnakan proposal sebelum memasuki tahap penelitian lapangan maupun analisis data.
Ketua Program Doktor Studi Islam FAI UAD menyampaikan bahwa seminar proposal merupakan salah satu instrumen penting dalam menjaga mutu akademik program doktor. Melalui proses evaluasi yang komprehensif, setiap penelitian diharapkan mampu menghasilkan temuan ilmiah yang orisinal, memiliki kontribusi terhadap pengembangan keilmuan Studi Islam, serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan dunia akademik.
Melalui penyelenggaraan seminar proposal disertasi ini, Program Doktor Studi Islam Fakultas Agama Islam Universitas Ahmad Dahlan terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan doktor yang unggul, berintegritas, dan mampu menghasilkan penelitian yang inovatif serta responsif terhadap berbagai isu kontemporer. Penelitian yang dilakukan Yusroh diharapkan dapat memperkaya kajian tentang bahasa Arab, gender, dan pemikiran Islam, sekaligus menjadi kontribusi akademik dalam pengembangan studi humaniora dan keislaman di Indonesia.


