Program Doktor Studi Islam FAI UAD Selenggarakan Koordinasi Terbatas Pembahasan Pedoman Disertasi
FAI News— Program Doktor S3 Studi Islam Fakultas Agama Islam Universitas Ahmad Dahlan menyelenggarakan koordinasi terbatas pembahasan pedoman disertasi pada Senin, 5 Januari 2025, bertempat di Ruang Program Studi S3 FAI Lantai 6 Kampus IV Universitas Ahmad Dahlan. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam menjaga dan meningkatkan mutu akademik penyelenggaraan pendidikan pada jenjang doktoral.
Kegiatan koordinasi tersebut dihadiri oleh Dekan Fakultas Agama Islam UAD, Dr. Arif Rahman, S.Pd.I., M.Pd.I., Wakil Dekan Bidang Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK), Akademik, dan Kemahasiswaan, Ferawati, S.S., S.Psi., M.Hum., serta Wakil Dekan Bidang SDM, Keuangan, Kehartabendaan, dan Administrasi Umum, Dr. Yoyo S.S., M.A. Turut hadir Kepala Program Studi S3 Studi Islam, Prof. Dr. Siswanto Masruri, M.A., Sekretaris Program Studi S3 Studi Islam, Dr. Fandi Akhmad, S.Pd.I., M.Pd.I., serta staf administrasi Program Studi S3 Studi Islam, Pradika Indrawan, S.T. dan Ahmad Ma’ruf.

Program Doktor Studi Islam FAI UAD Selenggarakan Koordinasi Terbatas Pembahasan Pedoman Disertasi
Koordinasi ini difokuskan pada pembahasan dan penyempurnaan pedoman disertasi Program Doktor Studi Islam, khususnya terkait standar akademik, arah dan fokus penelitian, serta kontribusi keilmuan yang diharapkan dari karya disertasi mahasiswa. Pada jenjang pendidikan doktoral, disertasi diposisikan sebagai karya ilmiah yang memiliki kebaruan, ketajaman analisis, serta relevansi terhadap perkembangan kajian Studi Islam kontemporer.
Selaras dengan visi dan arah pengembangan Program Doktor Studi Islam FAI UAD, pembahasan juga menegaskan pentingnya disertasi yang berorientasi pada pemberian solusi akademik dan sosial yang inklusif, sebagaimana tercermin dalam tagline program studi, yaitu Inclusive Solutions for Humanity. Oleh karena itu, riset disertasi mahasiswa diarahkan untuk tidak hanya memperkaya khazanah keilmuan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi penyelesaian berbagai persoalan keislaman dan kemanusiaan.
Kegiatan koordinasi berlangsung secara konstruktif dan produktif, dengan berbagai masukan strategis dari pimpinan fakultas dan pengelola program studi. Hasil koordinasi ini diharapkan dapat menjadi dasar penguatan pedoman disertasi yang lebih sistematis, terukur, dan selaras dengan standar mutu pendidikan tinggi, baik di tingkat fakultas maupun universitas.
Melalui pelaksanaan koordinasi terbatas ini, Program Doktor Studi Islam FAI UAD menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan doktoral serta menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik dan berkontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan kemanusiaan.


