Sekprodi S3 Studi Islam FAI UAD Jadi Narasumber Seminar Pendidikan Inklusif & Promosikan Program Doktor Studi Islam ke Pimpinan dan Dosen UIN Jurai Siwo Metro
FAI News-Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Ahmad Dahlan menerima kunjungan akademik dari Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Metro Lampung dalam sebuah kegiatan seminar pendidikan yang mengusung tema “Al-Qur’an untuk Semua: Membaca Wahyu dengan Lensa Inklusif, Universal, dan Kontekstual”. Kegiatan ini diselenggarakan pada Selasa, 14 Januari 2026, bertempat di Gedung Amphitheater Universitas Ahmad Dahlan.
Pada kesempatan tersebut, Sekretaris Program Studi S3 Studi Islam FAI UAD, Dr. Fandi Akhmad, S.Pd.I., M.Pd.I., hadir sebagai narasumber utama yang membahas isu-isu strategis terkait pendidikan inklusif dalam Pendidikan Agama Islam. Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan fakultas, pimpinan program studi, serta dosen dari UIN Jurai Siwo Metro Lampung, serta sivitas akademika Universitas Ahmad Dahlan.
Dalam pemaparannya, Dr. Fandi Akhmad menekankan bahwa pendidikan Islam, khususnya Pendidikan Agama Islam, harus mampu menjawab tantangan keberagaman dan kebutuhan peserta didik yang inklusif. Guru PAI, menurutnya, tidak cukup hanya memiliki kemampuan membaca dan mengajarkan Al-Qur’an secara konvensional, tetapi juga dituntut memiliki kompetensi dalam Al-Qur’an isyarat dan Al-Qur’an braille sebagai bentuk tanggung jawab moral dan akademik terhadap peserta didik penyandang disabilitas.
“Al-Qur’an adalah wahyu untuk seluruh umat manusia. Oleh karena itu, akses terhadap Al-Qur’an tidak boleh dibatasi oleh kondisi fisik, sensorik, maupun sosial. Guru PAI harus menjadi garda terdepan dalam mewujudkan pendidikan Islam yang ramah, adil, dan inklusif,” tegas Dr. Fandi dalam paparannya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pendekatan inklusif dalam pendidikan Islam tidak hanya berkaitan dengan metode pembelajaran, tetapi juga menyangkut cara pandang teologis, pedagogis, dan sosial. Pendidikan Islam harus mampu membaca realitas masyarakat secara kontekstual tanpa meninggalkan nilai-nilai universal ajaran Islam.
Selain menyampaikan materi seminar, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai ajang sosialisasi dan promosi Program Doktor (S3) Studi Islam Fakultas Agama Islam Universitas Ahmad Dahlan. Dr. Fandi Akhmad memperkenalkan visi, keunggulan akademik, serta orientasi keilmuan Program Doktor Studi Islam FAI UAD yang mengusung tagline “Inclusive Solutions for Humanity.”
Dalam sosialisasi tersebut, disampaikan bahwa Program Doktor Studi Islam FAI UAD dirancang untuk melahirkan akademisi dan peneliti yang mampu memberikan solusi keilmuan atas persoalan-persoalan keislaman dan kemanusiaan kontemporer, termasuk isu pendidikan inklusif, moderasi beragama, dan transformasi pendidikan Islam.
Pimpinan dan dosen UIN Jurai Siwo Metro Lampung menyambut baik pemaparan tersebut dan mengapresiasi upaya FAI UAD dalam mengembangkan pendidikan Islam yang adaptif, inklusif, dan berorientasi pada kemaslahatan umat. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat jejaring kerja sama akademik antara UAD dan UIN Jurai Siwo Metro Lampung, khususnya dalam pengembangan pendidikan Islam dan studi lanjut jenjang doktoral.
Melalui kegiatan ini, Universitas Ahmad Dahlan kembali menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang aktif membangun kolaborasi antarperguruan tinggi serta berkontribusi dalam pengembangan pendidikan Islam yang inklusif, berkeadaban, dan relevan dengan tantangan zaman.


