Program Doktor Studi Islam FAI UAD Perkuat Rekrutmen Nasional, Sosialisasi di Sumatera Hasilkan Delapan Pendaftar Baru
FAI News – Program Doktor Studi Islam Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas akses pendidikan doktoral melalui penyelenggaraan Sosialisasi Program Doktor (S3) Studi Islam yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Kamis, 30 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi Program Doktor Studi Islam FAI UAD untuk menjangkau calon mahasiswa dari berbagai wilayah di Indonesia sekaligus memperkenalkan keunggulan program doktor yang adaptif terhadap kebutuhan akademisi, profesional, dan praktisi.
Sosialisasi menghadirkan Dr. Arif Rahman, M.Pd.I., Dekan Fakultas Agama Islam UAD, bersama Dr. Fandi Akhmad, M.Pd.I., Sekretaris Program Studi Doktor Studi Islam FAI UAD. Dalam paparannya, kedua narasumber menjelaskan berbagai keunggulan Program Doktor Studi Islam UAD, mulai dari kurikulum yang berbasis riset, sistem perkuliahan yang fleksibel bagi dosen maupun profesional, hingga peluang pengembangan jejaring akademik nasional dan internasional.
Program Doktor Studi Islam FAI UAD menawarkan delapan konsentrasi studi yang dirancang untuk menjawab berbagai tantangan keilmuan Islam kontemporer, yaitu Pendidikan Islam Kontemporer dan Psikologi, Digital dan Media Islam, Kepemimpinan dan Politik Islam, Hukum Islam dan Transformasi Sosial, Kajian Teks dan Peradaban Islam, Ekonomi Islam dan Kesejahteraan Sosial, Muhammadiyah dan Gerakan Sosial Islam, serta Studi Perdamaian dan Agama. Beragam konsentrasi tersebut memberikan ruang bagi calon mahasiswa untuk mengembangkan riset sesuai bidang keahlian dan kebutuhan masyarakat.
Dalam sesi sosialisasi, peserta juga memperoleh informasi mengenai berbagai fasilitas yang dimiliki program, di antaranya perkuliahan yang fleksibel, tersedianya beasiswa dan potongan biaya pendidikan, skema pembayaran yang dapat diangsur, serta dukungan dosen pembimbing yang berasal dari berbagai bidang kepakaran. Seluruh fasilitas tersebut menjadi bagian dari komitmen UAD dalam memberikan akses pendidikan doktoral yang berkualitas dan inklusif.
Antusiasme peserta terlihat sejak awal hingga akhir kegiatan. Sebagian besar peserta berasal dari berbagai provinsi di wilayah Sumatera, menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap Program Doktor Studi Islam FAI UAD. Tidak hanya mengikuti sesi sosialisasi, para peserta juga aktif berdiskusi mengenai kurikulum, proses perkuliahan, peluang penelitian, hingga mekanisme penerimaan mahasiswa baru.
Hasil yang menggembirakan pun langsung terlihat pada hari yang sama. Sebanyak delapan peserta menyatakan komitmennya untuk mendaftar sebagai calon mahasiswa baru Program Doktor Studi Islam FAI UAD setelah mengikuti kegiatan sosialisasi. Capaian ini menjadi indikator positif bahwa pendekatan sosialisasi yang dilakukan mampu menjawab kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pendidikan doktoral yang berkualitas, fleksibel, serta relevan dengan perkembangan zaman.
Keberhasilan sosialisasi di wilayah Sumatera menjadi langkah awal dari rangkaian kegiatan promosi Program Doktor Studi Islam FAI UAD di berbagai daerah. Pekan depan, tim Program Doktor Studi Islam FAI UAD dijadwalkan melanjutkan agenda sosialisasi dengan menyasar wilayah Kalimantan Raya sebagai bagian dari upaya memperluas jangkauan layanan pendidikan dan membangun jejaring akademik di tingkat nasional.
Melalui kegiatan ini, Program Doktor Studi Islam Fakultas Agama Islam Universitas Ahmad Dahlan terus meneguhkan perannya sebagai penyelenggara pendidikan doktoral yang unggul, inovatif, dan berorientasi pada pengembangan keilmuan Islam yang responsif terhadap dinamika masyarakat. Dengan dukungan kurikulum yang adaptif, dosen berkompeten, serta jejaring akademik yang terus berkembang, Program Doktor Studi Islam FAI UAD optimistis dapat mencetak lebih banyak ilmuwan Muslim yang visioner, transformatif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa dan peradaban.


