Program Doktor Studi Islam FAI UAD Gelar Seminar Proposal Disertasi tentang Rekonstruksi Etika Digital Muhammadiyah di Era Komunikasi Digital
FAI News – Program Doktor Studi Islam Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menyelenggarakan Seminar Proposal Disertasi sebagai bagian dari komitmen dalam melahirkan riset-riset unggul yang mampu menjawab tantangan keislaman kontemporer. Kegiatan ini menjadi ruang akademik bagi mahasiswa doktor untuk mempertajam rancangan penelitian melalui dialog ilmiah bersama para pakar sebelum memasuki tahap penelitian disertasi.
Seminar yang berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting pada Kamis, 30 Juli 2026, pukul 08.00–10.00 WIB, menghadirkan Adi Hamid Fuadi (NIM 2436084006) yang mempresentasikan proposal disertasinya berjudul “Rekonstruksi Etika Digital Muhammadiyah Abad Kedua: Dialektika Normativitas dan Praktik dalam WhatsApp Group Warga Muhammadiyah Kebumen.”
Penelitian tersebut menawarkan perspektif baru mengenai bagaimana nilai-nilai Islam dan Kemuhammadiyahan bertransformasi dalam ruang digital. Melalui kajian terhadap praktik komunikasi pada WhatsApp Group warga Muhammadiyah, penelitian ini berupaya merekonstruksi konsep etika digital yang tidak hanya berlandaskan normativitas ajaran Islam, tetapi juga relevan dengan dinamika interaksi masyarakat digital pada era Muhammadiyah Abad Kedua. Tema ini dinilai penting mengingat perkembangan media digital telah mengubah pola komunikasi, penyebaran informasi, hingga cara warga berinteraksi dalam kehidupan bermasyarakat.
Seminar proposal dipimpin oleh jajaran akademisi yang memiliki kepakaran di bidangnya. Prof. Dr. Muchlas, M.T., Rektor Universitas Ahmad Dahlan, bertindak sebagai Promotor. Kehadiran beliau tidak hanya memberikan pendampingan akademik kepada mahasiswa doktor, tetapi juga menunjukkan komitmen UAD dalam mendorong lahirnya penelitian yang inovatif, berdampak, dan mampu memberikan solusi atas berbagai persoalan masyarakat. Di bawah kepemimpinan Prof. Muchlas, UAD terus memperkuat budaya riset, inovasi, dan tata kelola perguruan tinggi yang unggul sebagai bagian dari visi universitas menuju perguruan tinggi berkelas internasional.
Turut mendampingi sebagai Co-Promotor, Dr. Arif Rahman, M.Pd., sementara Prof. Dr. Siswanto Masruri, M.A., Kaprodi Program Doktor Studi Islam FAI UAD, hadir sebagai Penguji. Ketiganya memberikan berbagai masukan strategis terkait penguatan kerangka konseptual, penyempurnaan metodologi penelitian, serta penajaman kontribusi ilmiah yang diharapkan mampu memperkuat kualitas disertasi sebelum memasuki tahap penelitian.
Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai tanggapan dan pertanyaan kritis dari tim promotor maupun penguji. Beragam perspektif yang muncul tidak hanya memperkaya substansi penelitian, tetapi juga membuka ruang pengembangan konsep etika digital Islam yang lebih kontekstual dalam menghadapi tantangan komunikasi di era media sosial dan kecerdasan artifisial.
Melalui penyelenggaraan Seminar Proposal Disertasi ini, Program Doktor Studi Islam FAI UAD kembali menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem akademik yang produktif, kolaboratif, dan responsif terhadap isu-isu strategis umat. Diharapkan penelitian Adi Hamid Fuadi dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan kajian etika digital Islam, memperkuat literasi digital warga Muhammadiyah, serta menjadi referensi ilmiah dalam pengembangan kebijakan komunikasi digital yang berlandaskan nilai-nilai Islam dan Kemuhammadiyahan.


